<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/44">
<title>Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/44</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5485"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5483"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5470"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5455"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-20T11:58:00Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5485">
<title>HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN ALTRUISME REMAJA SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) PESANTREN AL-MUJAHIDIN  SAMARINDA SEBERANG</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5485</link>
<description>HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN ALTRUISME REMAJA SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) PESANTREN AL-MUJAHIDIN  SAMARINDA SEBERANG
ANISA, ANISA
Anisa, 2022. “Hubungan Antara Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) dengan Altruisme Remaja pada Siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang”. Skripsi, Jurusan Pemberdayaan Masyarakat, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Nurkholik Afandi, M.Pd. dan Rudy Hadi Kusuma, S.Pd., M.Pd.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh remaja SMA yang merupakan masa baginya untuk berusaha mencapai kematangan fisik, emosional, akal, jiwa, spiritual, dan sosial. Oleh karena itu, tinggi rendahnya perilaku altruisme tidak lepas dari faktor-faktor internal dan eksternal, di antaranya adalah kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Siswa yang memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang tinggi tidak hanya baik dalam hal pribadi, juga baik secara umum. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kecerdasan emosional dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang; (2) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang; dan (3) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang.&#13;
&#13;
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 122 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik stratified random sampling yang berjumlah 55 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala psikologis. Adapun metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan bahwa: (1) tidak terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang, yaitu koefisien regresi sebesar 0,039 yang berarti korelasi yang sangat rendah dengan signifikansi 0,533 &gt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan; (2) terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang, yaitu koefisien regresi sebesar 0,374 yang berarti korelasi yang rendah dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang, yaitu signifikansi sebesar 0,523 dengan berkontribusi sebesar 27,4% terhadap altruisme.
</description>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5483">
<title>PESAN TOLERANSI DALAM FILM BIDADARI MENCARI SAYAP</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5483</link>
<description>PESAN TOLERANSI DALAM FILM BIDADARI MENCARI SAYAP
HAFIDZ, ANDI MADURAPAS MUHAIMIN
Andi Madurapas Muhaimin Hafidz, 2022. “Pesan Toleransi Dalam Film Bidadari Mencari Sayap”. Skripsi, Jurusan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Hj. Sy. Nurul Syobah, M.Si dan Sabiruddin, M.A.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini untuk melihat bagaimana media berperan penting dalam membantu mensosialisasikan tentang meningkatkan kesadaran toleransi. Dimana untuk membantu mengurangi kasus intoleransi tersebut tentu perlu ada pesan-pesan toleransi yang disampaikan kepada masyarakat luas bahwa toleransi itu penting dalam menjaga persatuan bangsa terutama di Indonesia, karena memiliki begitu banyak perbedaan. Adapun yang menjadi rumusan masalah ialah bagaimana pesan toleransi digambarkan dalam film Bidadari Mencari Sayap. Sedangkan tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengetahui pesan toleransi yang digambarkan dalam film Bidadari Mencari Sayap.&#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Dalam melakukan teknik analisis data, penelitian ini menggunakan teori Charles Sanders Peirce.&#13;
&#13;
Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini ialah bahwa dalam penelitian ini menggunakan teori Charles Sanders Peirce pada film Bidadari Mencari Sayap terdapat pesan toleransi menghargai keyakinan orang lain yang digambarkan pada scene pertama ketika Ferry menghargai keputusan Reza yang menolak ketika diajak untuk makan bersama di hari perayaan Imlek. Selanjutnya, menghargai keyakinan orang lain terlihat pada scene ketiga, yakni bagaimana seseorang yang berbeda agama menghargai seorang muslim yang tidak dapat memakan makanan haram. Kemudian pada scene keempat juga terdapat pesan toleransi menghargai keyakinan orang lain, yakni saling memaafkan dan memahami setelah berbeda pendapat mengenai keyakinan tentang haram dan halal. Terakhir, pada scene keenam pesan toleransi menghargai keyakinan orang lain digambarkan dengan memperlihatkan bahwa memahami seseorang yang belum dapat melakukan hal yang baru dia pelajari, seperti menggunakan hijab, adalah bentuk dari menghargai keyakinan orang lain.&#13;
&#13;
Pesan toleransi setuju akan perbedaan digambarkan pada scene kedua yang memperlihatkan bagaimana masyarakat saling memahami meskipun berbeda-beda etnis, suku, budaya, dan agama, namun bisa berkumpul di satu tempat yang sama. Selanjutnya, pada scene kelima pesan toleransi setuju akan perbedaan digambarkan bahwa saling berbeda keyakinan maupun budaya namun saling tolong-menolong atau membantu menunjukkan rasa setuju akan perbedaan.
</description>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5470">
<title>PENGARUH KECEMASAN TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT  MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN AIR PUTIH KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5470</link>
<description>PENGARUH KECEMASAN TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT  MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN AIR PUTIH KOTA SAMARINDA
SABRIANTI, RIMA
Rima Sabrianti, 2022. “Pengaruh Kecemasan Terhadap Perilaku Hidup Sehat Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih Kota Samarinda”. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Dr. H. M. Tahir, S.Ag., MM dan Bapak Randi Muhammad Gumilang, M.Pd.I.&#13;
&#13;
Menyebarnya Covid-19 (Coronavirus Disease 19) membuat angka korban terus meningkat sepanjang waktu. Kasus ini menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Pandemi Covid-19 juga dapat mempengaruhi perilaku hidup sehat masyarakat. Masyarakat dituntut untuk rutin mencuci tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menghindari kontak dengan siapapun yang menunjukkan penyakit pernapasan. Kebiasaan terkait dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan penggerak utama dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan terhadap perilaku hidup sehat masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih Kota Samarinda.&#13;
&#13;
Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian yaitu masyarakat Kelurahan Air Putih Kota Samarinda. Jumlah sampel penelitian ini diambil secara proportional sampling yakni 40 responden. Pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa skala kecemasan dan perilaku hidup sehat, dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana.&#13;
&#13;
Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil determinasi diperoleh nilai sebesar R (square) 0,002 yang artinya kontribusi kecemasan terhadap perilaku hidup sehat pada masyarakat pasca pandemi sebesar 0,002, maka diinterpretasikan tingkat hubungan kedua variabel sangat rendah. Selanjutnya dari hasil uji T tingkat Sig sebesar 0,793 &gt; 0,05 (5%) berarti tidak ada pengaruh signifikan kecemasan terhadap perilaku hidup sehat. Artinya, tidak ada pengaruh antara kecemasan dengan perilaku hidup sehat masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih. Sehingga hipotesis penelitian ditolak. Ditolaknya hipotesis dalam penelitian ini menggambarkan bahwa kecemasan tidak memberikan pengaruh terhadap perilaku hidup sehat masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih.
</description>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5455">
<title>RESEPSI USTADZ DAN SANTRI TERHADAP PAKAIAN TAKWA DI PONDOK PESANTREN AT-TAQWA KOTA BANGUN KUTAI  KARTANEGARA  (Studi Atas Kajian Living Qur’an Surah Al - A’raf ayat 26)</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5455</link>
<description>RESEPSI USTADZ DAN SANTRI TERHADAP PAKAIAN TAKWA DI PONDOK PESANTREN AT-TAQWA KOTA BANGUN KUTAI  KARTANEGARA  (Studi Atas Kajian Living Qur’an Surah Al - A’raf ayat 26)
ZIDANE, MUHAMMAD AMIRUL
Muhammad Amirul Zidane, 2023. “Resepsi Ustadz dan Santri Terhadap Pakaian Takwa di Pondok Pesantren At-Taqwa Kota Bangun Kutai Kartanegara (Studi Atas Kajian Living Qur’an Surah Al-‘Araf ayat 26)”. Skripsi, Jurusan Qur’an Hadis, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh H. Bunyamin, Lc., M.A dan Ibnu Khaldun, M.IRKH.&#13;
&#13;
Kehidupan di dunia yang dijalani oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari dua jenis kebutuhan yakni primer dan sekunder yang salah satunya kebutuhan primer yakni pakaian. Pakaian merupakan suatu sarana untuk menutup badan manusia atau dalam agama Islam adalah menutup aurat dan sebagai penghias sehingga manusia bisa memenuhi kebutuhannya yang lain serta bisa bersosial dengan masyarakat sekitar. Maka latar belakang penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam mengenai resepsi ustadz dan santri terhadap pakaian takwa di Pondok Pesantren At-Taqwa Kota Bangun Kutai Kartanegara (studi atas kajian Living Qur’an Surah Al-‘Araf ayat 26) yang mana makna daripada pakaian takwa ini digunakan oleh para ustadz dan santri di pondok tersebut.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode field research yakni penelitian lapangan, dengan lokasinya adalah di Pondok Pesantren At-Taqwa Kota Bangun Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, dengan menekankan pada sumber data primer informan yaitu Ustadz Ahmad Marzuki selaku pengasuh Pondok Pesantren At-Taqwa serta empat narasumber santri yang ada di Pondok Pesantren At-Taqwa. Sebagai sumber kedua sekunder yaitu skripsi, artikel, buku, maupun jurnal yang berhubungan dengan penelitian ini.&#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini adalah makna dari Libās at-Taqwā atau pakaian takwa yang terdapat di Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 26 dari pandangan ustadz beserta santri adalah pakaian yang digunakan untuk menjalankan perintah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pakaian tersebut terbagi menjadi dua bagian yakni pakaian menurut fatwa dan pakaian menurut takwa. Pakaian menurut fatwa yakni pakaian yang menutup aurat. Batasan aurat laki-laki dari lutut sampai pusat, sedangkan batasan aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya terkecuali muka serta telapak tangan. Sedangkan pakaian takwa adalah pakaian yang standar iman dan kecintaan kita kepada Allah dan Rasul-Nya, pakaian yang dicontohkan oleh Nabi kita Sayyiduna Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Pakaian yang tidak menutup aurat saja, akan tetapi pakaian takwa yang mengantarkan kita untuk taqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
</description>
<dc:date>2023-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
