<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/46">
<title>E-Skripsi - Komunikasi dan Penyiaran Islam</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/46</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5483"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5436"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5434"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5231"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-20T13:29:35Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5483">
<title>PESAN TOLERANSI DALAM FILM BIDADARI MENCARI SAYAP</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5483</link>
<description>PESAN TOLERANSI DALAM FILM BIDADARI MENCARI SAYAP
HAFIDZ, ANDI MADURAPAS MUHAIMIN
Andi Madurapas Muhaimin Hafidz, 2022. “Pesan Toleransi Dalam Film Bidadari Mencari Sayap”. Skripsi, Jurusan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Hj. Sy. Nurul Syobah, M.Si dan Sabiruddin, M.A.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini untuk melihat bagaimana media berperan penting dalam membantu mensosialisasikan tentang meningkatkan kesadaran toleransi. Dimana untuk membantu mengurangi kasus intoleransi tersebut tentu perlu ada pesan-pesan toleransi yang disampaikan kepada masyarakat luas bahwa toleransi itu penting dalam menjaga persatuan bangsa terutama di Indonesia, karena memiliki begitu banyak perbedaan. Adapun yang menjadi rumusan masalah ialah bagaimana pesan toleransi digambarkan dalam film Bidadari Mencari Sayap. Sedangkan tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengetahui pesan toleransi yang digambarkan dalam film Bidadari Mencari Sayap.&#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Dalam melakukan teknik analisis data, penelitian ini menggunakan teori Charles Sanders Peirce.&#13;
&#13;
Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini ialah bahwa dalam penelitian ini menggunakan teori Charles Sanders Peirce pada film Bidadari Mencari Sayap terdapat pesan toleransi menghargai keyakinan orang lain yang digambarkan pada scene pertama ketika Ferry menghargai keputusan Reza yang menolak ketika diajak untuk makan bersama di hari perayaan Imlek. Selanjutnya, menghargai keyakinan orang lain terlihat pada scene ketiga, yakni bagaimana seseorang yang berbeda agama menghargai seorang muslim yang tidak dapat memakan makanan haram. Kemudian pada scene keempat juga terdapat pesan toleransi menghargai keyakinan orang lain, yakni saling memaafkan dan memahami setelah berbeda pendapat mengenai keyakinan tentang haram dan halal. Terakhir, pada scene keenam pesan toleransi menghargai keyakinan orang lain digambarkan dengan memperlihatkan bahwa memahami seseorang yang belum dapat melakukan hal yang baru dia pelajari, seperti menggunakan hijab, adalah bentuk dari menghargai keyakinan orang lain.&#13;
&#13;
Pesan toleransi setuju akan perbedaan digambarkan pada scene kedua yang memperlihatkan bagaimana masyarakat saling memahami meskipun berbeda-beda etnis, suku, budaya, dan agama, namun bisa berkumpul di satu tempat yang sama. Selanjutnya, pada scene kelima pesan toleransi setuju akan perbedaan digambarkan bahwa saling berbeda keyakinan maupun budaya namun saling tolong-menolong atau membantu menunjukkan rasa setuju akan perbedaan.
</description>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5436">
<title>PERSEPSI MAHASISWA UINSI SAMARINDA TENTANG UJARAN  KEBENCIAN  (STUDI KASUS VIDEO UNGGAHAN EDY MULYADI)</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5436</link>
<description>PERSEPSI MAHASISWA UINSI SAMARINDA TENTANG UJARAN  KEBENCIAN  (STUDI KASUS VIDEO UNGGAHAN EDY MULYADI)
RHOHMAN, WAHID FATHCKUR
Wahid Fathckur Rhohman, 2022. Skripsi dengan judul “Persepsi Mahasiswa UINSI Samarinda Tentang Ujaran Kebencian (Studi Kasus Video Unggahan Edy Mulyadi)” Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Abubakar Idham Madani, M.Ag dan Andi Muhammad Abdi, M.I.Kom.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini membahas maraknya kasus ujaran kebencian yang kerap terjadi di media sosial menjadi faktor tertentu dan perlu adanya perhatian lebih, mengingat kian hari semakin banyaknya pengguna media sosial dan akan selalu bertambah seiring berjalannya waktu. Kemudahan dalam berinteraksi dan berbagi informasi ke ruang publik terkadang membuat seseorang lalai memperhatikan aturan-aturan dan norma dalam berkomunikasi. Seperti halnya contoh kasus video unggahan Edy Mulyadi dalam channel YouTube-nya yang berujung pada kasus dugaan tindakan ujaran kebencian (hate speech) dan menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa UINSI Samarinda dalam menanggapi makna ujaran kebencian (hate speech) serta kaitannya pada video unggahan Edy Mulyadi.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik purposive sampling, yaitu penentuan informan ditentukan berdasarkan penilaian dan kriteria yang ditentukan peneliti dan tidak memiliki batasan. Pengumpulan data pada penelitian ini menghasilkan data dalam bentuk rekaman hasil wawancara, transkrip wawancara, catatan hasil pengamatan, dan dokumen-dokumen hasil wawancara.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar respon mahasiswa UINSI Samarinda merasa tidak senang dan menyayangkan atas tindakan Edy Mulyadi dalam video unggahannya karena dianggap tidak pantas digunakan di ruang publik serta dianggap mengandung unsur penghinaan dan merendahkan masyarakat Kalimantan. Sebagian besar mahasiswa merasa wajar apabila kasus tersebut berlanjut ke jalur hukum agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat, khususnya bagi pengguna media sosial agar lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di hadapan khalayak maupun di media sosial.
</description>
<dc:date>2022-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5434">
<title>ANALISIS SEMIOTIKA PESAN DAKWAH DALAM ANIMASI RIKO  THE SERIES</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5434</link>
<description>ANALISIS SEMIOTIKA PESAN DAKWAH DALAM ANIMASI RIKO  THE SERIES
RAUDHOH, RAUDHOH
Raudhoh, 2021. “Pesan Dakwah dalam Film Animasi Riko The Series Berdasarkan 10 Episode Terpopuler.” Skripsi, Jurusan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. H. M. Tahir, M.M dan Andi Muhammad Abdi, M.I.Kom.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini untuk mengetahui dalam menyampaikan dakwah dapat memanfaatkan media sosial sebagai media yang digunakan untuk menyampaikan ajaran Islam, seperti animasi Riko The Series memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan dakwah melalui animasi. Adapun yang menjadi rumusan masalah ialah bagaimana pesan dakwah yang dikemas dalam film animasi Riko The Series berdasarkan 10 episode yang terpopuler. Sedangkan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pesan dakwah dalam animasi Riko The Series berdasarkan 10 episode yang terpopuler di YouTube. Manfaat yang terdapat dalam animasi Riko The Series dapat memberikan pemahaman kepada orang tua agar dapat selektif memilih tayangan untuk anak-anak, sehingga penyampaian pesan dalam animasi tersebut dapat menjadikan pembelajaran.&#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Dalam melakukan teknik analisis data menggunakan teori Roland Barthes. Adapun semiotika menurut Barthes terdapat penanda (signifier), petanda (signified), tanda denotatif, penanda konotatif, petanda konotatif, dan tanda konotatif.&#13;
&#13;
Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini, peneliti menggunakan teori Roland Barthes pada animasi Riko The Series dalam episodenya yang terdapat pesan aqidah pada episode “Jangan Takut Gelap” dan “Hujan”. Pesan akhlak yang terkandung dalam episode “Aku Sayang Bunda”, “Sahabatku”, dan “Kebanyakan Makan Permen”. Pesan syari’ah terdapat pada episode “Berani Sunat”, “Kambing Putih”, “Mobilku Melaju Cepat”, “Berani Sama Besi”, dan “Ayahku Pahlawanku”. Makna denotasi sebagai gambaran umum yang menceritakan perilaku sehari-hari keluarga Riko. Makna konotasi berupa suatu upaya untuk memahami hal baru, sikap hormat, bersyukur, tanggung jawab, serta bentuk interaksi lainnya. Sehingga dapat menimbulkan mitos yang mengandung pesan dan kalimat nasihat yang baik, secara visual (gambar) dan verbal (dialog) yang menggambarkan moralitas.
</description>
<dc:date>2022-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5231">
<title>PERSEPSI MASYARAKAT PALARAN TERHADAP INFORMASI  HOAKS COVID-19 DI MEDIA SOSIAL</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5231</link>
<description>PERSEPSI MASYARAKAT PALARAN TERHADAP INFORMASI  HOAKS COVID-19 DI MEDIA SOSIAL
OKTAVIAN, DWI PUTRA
Dwi Putra Oktavian, 2022. “Persepsi Masyarakat Palaran Terhadap Informasi Hoaks di Media Sosial”. Skripsi, Jurusan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Dr. Hj. Ida Suryani Wijaya, M.Si. dan Ibu Sri Ayu Rayhaniah, M.Sos.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Palaran terhadap informasi hoaks Covid-19 di media sosial. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui persepsi masyarakat Palaran terhadap informasi hoaks Covid-19 di media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal pengetahuan dan pemahaman terhadap informasi hoaks Covid-19 di media sosial, para informan paham tentang apa itu hoaks yaitu berita bohong. Para informan dapat mengetahui suatu informasi itu hoaks dari segi judul atau caption, dari segi sumber yang tidak terpercaya, dan dari segi isi dari informasi tersebut sesuai dengan fakta atau tidak. Penilaian serta evaluasi dari para informan, semua menganggap media sosial Facebook dan Instagram sebagai pilihan utama untuk mencari informasi Covid-19 karena kemudahannya dalam mencari informasi. Beberapa kali menemukan berita hoaks Covid-19 di media sosialnya, para informan enggan melaporkan kepada pihak berwajib. Para informan tetap menggunakan media sosial sebagai sarana mencari informasi, walaupun mereka sadar banyaknya hoaks di media sosial.
</description>
<dc:date>2022-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
