<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/58">
<title>E-Thesis - Pendidikan Agama Islam</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/58</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5479"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5353"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5286"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5265"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-20T23:55:13Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5479">
<title>PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ASMAUL HUSNA DI SD DAN SMP  ISLAMIC CENTER SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5479</link>
<description>PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ASMAUL HUSNA DI SD DAN SMP  ISLAMIC CENTER SAMARINDA
Ernawati, Ernawati
Ernawati, 2022. “Pembelajaran PAI Berbasis Asmaul Husna di SD dan SMP Islamic Center Samarinda”. Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Khojir, M.Si. selaku pembimbing I dan Dr. Agus Setiawan, M.Pd.I. selaku pembimbing II.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian yaitu penanaman akidah atau keyakinan adanya Allah SWT untuk meningkatkan nilai religius dalam diri peserta didik. Adanya hal tersebut diharapkan peserta didik lebih mudah untuk memahami dan mengamalkan materi pembelajaran PAI dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, diperlukan penerapan kurikulum yang tepat agar proses penanaman akidah dan nilai religius dapat berjalan optimal. Salah satu upaya tersebut menggunakan kurikulum berbasis Asmaul Husna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna yang di dalamnya memuat mengenai perencanaan, penerapan, dan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna di Yayasan Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda.&#13;
&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan teori dari Miles dan Huberman dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data digunakan triangulasi metode dan sumber.&#13;
&#13;
Hasil penelitian ini mendeskripsikan mengenai pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna di SD dan SMP Islamic Center Samarinda, bahwa pada (1) perencanaan pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna ada lima hal yang dilakukan pendidik pada saat perencanaan pembelajaran yakni dengan menuliskan kompetensi inti dan kompetensi dasar, yang mana di dalam kompetensi dasar memuat tujuh hal pokok perencanaan pembelajaran yang harus ada saat proses pembelajaran berlangsung, yakni landasan Al-Qur’an, kalimat thayyibah, kosa kata agama, Asmaul Husna, apersepsi, bacaan tema, dan penilaian, kemudian tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, serta evaluasi dan penilaian.&#13;
&#13;
Kemudian untuk proses (2) penerapan pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna, hal yang dilakukan pada saat proses pembelajaran dilakukan dengan tiga hal yakni melaksanakan dan menerapkan apersepsi, penguatan materi pembelajaran, dan refleksi. Sedangkan yang terakhir untuk kegiatan (3) evaluasi pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna dilihat dari tiga aspek, yaitu kognitif berupa pengetahuan hafalan dan ingatan (knowledge), analisis yakni menelaah antara materi pembelajaran dengan Asmaul Husna, dan penerapan (application). Dari segi afektif terdapat empat penilaian yakni penerimaan (receiving/attending), responsif, penilaian (value), dan karakteristik (characterization). Kemudian yang ketiga dilihat dari segi psikomotorik, penilaian dilakukan dengan melihat hasil karya dan seni dari pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna.&#13;
&#13;
Perbedaan antara pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna di SD dan SMP Islamic Center ialah mengenai level tingkatan, yakni SD pada tingkatan menghafal sedangkan SMP pada tingkatan penerapan pembelajaran PAI berbasis Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari.
</description>
<dc:date>2022-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5353">
<title>IMPLEMENTASI PROGRAM BINA PRIBADI ISLAMI (BPI) DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS SISWA SDIT DAARUSSALAAM KOTA SANGATTA KABUPATEN  KUTAI TIMUR</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5353</link>
<description>IMPLEMENTASI PROGRAM BINA PRIBADI ISLAMI (BPI) DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS SISWA SDIT DAARUSSALAAM KOTA SANGATTA KABUPATEN  KUTAI TIMUR
CHOLIDAH, CHOLIDAH
Cholidah, 2024. “Implementasi Program Bina Pribadi Islami (BPI) dalam Membangun Karakter Religius Siswa SDIT Daarussalaam Kota Sangatta Kabupaten Kutai Timur”. Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Hj. Robingatin, M.Ag. sebagai pembimbing I dan Dr. Lina Revilla Malik, M.Si. sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini adalah banyak institusi pendidikan di Indonesia telah mencanangkan dan menyebarkan visi-misi mereka tentang pendidikan karakter. Namun, masalah karakter belum juga diselesaikan. Banyak orang di negara ini, terutama siswa, masih memiliki moral yang tidak sesuai dengan nilai Islam atau bahkan jauh menyimpang dari ekspektasi. Fenomena di masyarakat, terutama di bidang pendidikan, dipengaruhi oleh moral yang menurun dan sopan santun yang menurun. Berdasarkan berbagai fakta, siswa sangat perlu diarahkan untuk mendapatkan bimbingan dengan menguatkan karakter-karakter religius dalam membentengi segala bentuk perubahan perilaku, dan pengaruh buruk lingkungan, media sosial sejak dini, dalam hal ini sejak usia SD. SDIT Daarussalaam sebagai salah satu sekolah swasta di Kota Sangatta Kabupaten Kutai Timur memiliki program pembinaan khusus untuk membangun karakter religius yang dinamakan Bina Pribadi Islami (BPI). Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program BPI dalam membangun karakter religius siswa SDIT Daarussalaam Sangatta, dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat.&#13;
&#13;
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan fenomenologis dan etnografi. Data dan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Sumber data primer meliputi: manajemen yayasan, kepala sekolah, koordinator BPI, pembimbing BPI, dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk uji keabsahan data dengan uji kredibilitas dan uji dependability.&#13;
&#13;
Hasil penelitian, implementasi dengan tiga tahapan: tahap perencanaan BPI, disusun struktur organisasi, mempersiapkan SDM, sarana prasarana, menyusun program dan pembiayaan. Tahap pelaksanaan, telah disusun jadwal yaitu pada hari Jum’at selama 2 JP/60 menit, dengan bentuk kelompok antara 10–15 siswa, pembinaan dimulai dengan: pembukaan, tilawah, kultum, muroja’ah, mutaba’ah, materi, dan penutup. Tahap evaluasi dilakukan saat proses pembelajaran melalui mutaba’ah, dan penilaian partisipasif. Selanjutnya faktor pendukungnya meliputi: support system, support manajemen, support anggaran, sarana dan prasarana, dukungan orang tua murid, dan support lingkungan. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi: waktu, terbatasnya media pembelajaran, guru pembimbing yang sering izin, banyaknya SDM, dan siswa yang kurang kondusif.
</description>
<dc:date>2024-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5286">
<title>STRATEGI PONDOK PESANTREN MODERN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SANTRI DI ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0  (Studi Multi Situs di Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien  dan Asy-Syifa Balikpapan)</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5286</link>
<description>STRATEGI PONDOK PESANTREN MODERN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SANTRI DI ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0  (Studi Multi Situs di Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien  dan Asy-Syifa Balikpapan)
SUPRAPTI, SUPRAPTI
Suprapti, 2022. “Strategi Pondok Pesantren Modern dalam Membentuk Kepribadian Santri di Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Multi Situs di Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien dan Asy-Syifa Balikpapan)”. Tesis. Program Studi Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Khojir, M.Si sebagai pembimbing I dan Dr. Abdul Majid, MA sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini adalah tuntutan membentuk kepribadian santri di era revolusi industri 4.0 menjadi titik penting yang harus diwujudkan oleh pondok pesantren, oleh karena itu dibutuhkan strategi yang efektif pada pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Strategi Pondok Pesantren Modern dalam Membentuk Kepribadian Santri di Era Revolusi Industri 4.0 pada Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien dan Asy-Syifa Balikpapan.&#13;
&#13;
Jenis penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan sosiologi. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analisis data interaktif yang digunakan oleh Milles, Hubberman dan Saldana yang terdiri dari: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menemukan bahwa: Strategi pondok pesantren Modern Al-Muttaqien dan Asy-Syifa Balikpapan dalam membentuk kepribadian santri di era revolisi industri 4.0. pada: 1) Aspek kebijakan yaitu melakukan integrasi ilmu IT pada semua mata pelajaran dan mampu memanfaatkan media IT serta menanamkan 5 Panca Jiwa. 2) Aspek perencanaan yaitu pengadaan laboratorium komputer dan pelatihan IT, mengintegrasi mata pelajaran dengan IT serta merencanakan strategi menanamkan Panca Jiwa. 3) Aspek pelaksanaan yaitu pelaksanaan pengadaan laboratorium komputer dan pelatihan IT, kegiatan santri dalam mengintegrasikan penggunaan IT kedalam semua mata pelajaran, mengawasi santri agar taat pada peraturan yang dibuat, serta menerapkan Lima Panca Jiwa dalam kehidupan sehari-hari antara lain: Pertama, jiwa keikhlasan dalam menjalankan kehidupan di pondok dan saling membantu untuk menguasai ilmu IT, kedua, jiwa kesederhanaan yakni adanya larangan untuk membawa barang berharga ke pondok, serta pembina memberikan contoh langsung terkait hidup sederhana, ketiga, jiwa berdikari yaitu adanya peraturan tertulis dan tidak tertulis bagi santri agar belajar IT, gigih menggunakan dan mencari referensi di internet untuk mengembangkan diri, serta memaksimalkan laboratorium komputer yang disediakan, keempat, jiwa ukhuwah islamiyah yaitu adanya aturan bagi alumni agar mengabdi selama 1 tahun, dan kelima, jiwa kebebasan dalam mengakses internet dan memanfaatkan fasilitas yang ada seperti laboratorium komputer dan jaringan, namun bertanggung jawab. 4) Faktor pendukung dalam pelaksanaannya ialah adanya sarana prasarana yang memadai dan komunikasi yang baik antara pihak yayasan, pengurus pondok, dan guru. Sedangkan faktor penghambat yaitu keterbatasan unit komputer dan tidak semua memiliki jenjang pendidikan Strata 1.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5265">
<title>PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI MELALUI KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA SMA NEGERI KALIMANTAN TIMUR  DI ERA SOCIETY 5.0</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5265</link>
<description>PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI MELALUI KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA SMA NEGERI KALIMANTAN TIMUR  DI ERA SOCIETY 5.0
NASIKIN, MUHAMMAD
Muhammad Nasikin, 2024. “Penguatan Kompetensi Profesional Guru PAI Melalui Kecerdasan Buatan (AI) dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran pada SMA Negeri Kalimantan Timur di Era Society 5.0”. Disertasi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. H. Muhammad Abzar, M.Ag. dan Co-Promotor Dr. Nur Kholik Afandi, S.Ag., M.Pd.&#13;
&#13;
Latar belakang dari penelitian ini adalah era Society 5.0 membawa dampak perubahan bagi semua sektor termasuk dalam dunia pendidikan, terutama pada kemampuan guru untuk dapat cepat beradaptasi. Era ini mengharuskan guru menguasai kompetensi yang dapat mengintegrasikan pendidikan dengan dunia teknologi, terutama artificial intelligence. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Kompetensi profesional apa yang diperlukan oleh guru PAI SMA Negeri di Kalimantan Timur, 2) Bagaimana proses penguatan kompetensi profesional guru PAI SMA Negeri di Kalimantan Timur, 3) Bagaimana efektivitas dari penguatan kompetensi guru PAI SMA Negeri di Kalimantan Timur. Adapun kebaruan penelitian terletak pada penguatan kompetensi profesional di bidang AI untuk efektivitas pembuatan materi ajar yang bermanfaat bagi siswa.&#13;
&#13;
Penelitian ini berjenis mix method dengan pendekatan Embedded Experimental Model, fenomenologi, dan technology determinism. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam pada SMA Negeri di Kalimantan Timur, meliputi SMA Negeri 1 Tenggarong, SMA Negeri 6 Balikpapan, dan SMA Negeri 11 Samarinda. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, dengan menggunakan dua teknik pengujian data, yakni teknik one group pretest dan posttest design untuk mengetahui hasil penguatan, serta teknik analisa proses penguatan dengan menggunakan Goal Setting Theory Locke and Latham. Analisa efektivitas dari hasil penguatan menggunakan uji T (Paired Sample T-Test).&#13;
&#13;
Temuan penelitian ini menunjukkan: 1) Pemetaan kompetensi profesional ada tiga, yaitu pemanfaatan AI, literasi digital, dan big data. Dari ketiganya disimpulkan bahwa penguatan AI dengan pemanfaatan big data dalam literasi digital, 2) Proses penguatan terdiri dari dua tahapan yaitu pengenalan dan penguatan itu sendiri terhadap kompetensi profesional di bidang AI dalam penyusunan materi ajar, 3) Penguatan kompetensi dalam bidang AI efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dengan selisih 55,42 rerata skor sebelum dan sesudah penguatan untuk pemanfaatan AI dalam pembuatan materi ajar. Sesuai dengan teori behaviorisme dari John Locke yang merupakan pembaharuan dari Ivan Pavlov, teori kognitif belajar Jean Piaget, dan teori konstruktivisme Lev Vygotsky, untuk efektivitasnya terjadi perubahan pola bahwa seluruh guru yang diberikan penguatan dapat menggunakan AI untuk dipergunakan dalam pembuatan materi ajar. Keterbatasan penelitian ini terletak pada generalisasi hasil pada subjek dan populasi yang berbeda.
</description>
<dc:date>2024-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
