<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/60">
<title>E-Thesis - Pendidikan Islam Anak Usia Dini</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/60</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5401"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5257"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5244"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5181"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-21T23:33:13Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5401">
<title>PENDAMPINGAN ORANG TUA  DALAM PENGGUNAAN GAWAI PADA ANAK USIA DINI ( Studi Multi Situs di RA Tunas Bengkuring dan RA Al – Huda  Kota Samarinda )</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5401</link>
<description>PENDAMPINGAN ORANG TUA  DALAM PENGGUNAAN GAWAI PADA ANAK USIA DINI ( Studi Multi Situs di RA Tunas Bengkuring dan RA Al – Huda  Kota Samarinda )
YUSTIANI, YUSTIANI
Yustiani, 2022. Pendampingan Orang Tua Dalam Penggunaan Gawai Pada Anak Usia Dini Studi Multi Situs di RA Tunas Bengkuring dan RA Al Huda Kota Samarinda. Tesis. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Hj. Noorthaibah, M.Ag, sebagai pembimbing I dan Dr. Akhmad Muadin, M.Pd, sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini adalah maraknya penggunaan internet di kalangan anak-anak yang perlu pendampingan orang tua, serta penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendampingan orang tua terhadap anak usia dini, menganalisis penggunaan gawai pada anak usia dini, serta menganalisis pendampingan orang tua dalam penggunaan gawai pada anak usia dini di RA Tunas Bengkuring dan RA Al Huda Kota Samarinda.&#13;
&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, orang tua, dan murid yang ada di sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan dua tahap, yang pertama analisis data situs tunggal yang meliputi kondensasi data, tampilan data, dan kesimpulan. Yang kedua analisis data lintas situs yaitu membandingkan temuan yang diperoleh dari masing-masing situs. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber.&#13;
&#13;
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Pendampingan anak usia dini di RA Tunas Bengkuring dan RA Al Huda Samarinda dilakukan oleh orang tua terutama ibunya, terkecuali ketika mereka bekerja maka anak akan didampingi oleh nenek atau pengasuhnya. Hal ini dilakukan agar orang tua dapat memantau perkembangan serta mengetahui perbuatan yang benar dan perbuatan yang tidak baik. (2) Penggunaan gawai pada anak usia dini dari dua situs terdapat anak yang asyik dan fokus dengan yang ditontonnya. Anak membuka situs YouTube dan orang tua memberikan batasan waktu 1 jam per hari dalam menggunakan gawai. Saat menggunakan gawai anak merasa senang, biasa saja, bahkan terdapat anak yang mengikuti apa yang ditontonnya. (3) Pendampingan orang tua dalam penggunaan gawai pada anak usia dini yaitu ketika menggunakan gawai anak didampingi oleh orang tua serta diingatkan dampak negatif apabila terlalu lama bermain gawai. Anak juga diberikan batasan waktu ketika bermain gawai dan ketika anak diminta berhenti menggunakan gawai anak terkadang melawan atau tidak mendengarkan, sehingga orang tua akan memberikan pemahaman serta mengambil sikap tegas dengan kesepakatan yang sudah dibuat.
</description>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5257">
<title>STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR KRITIS PADA ANAK USIA DINI DI TK KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5257</link>
<description>STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR KRITIS PADA ANAK USIA DINI DI TK KOTA SAMARINDA
AZIZAH, NOOR
Noor Azizah, 2023. “Strategi Guru dalam Pembelajaran Berpikir Kritis pada Anak Usia Dini di TK Kota Samarinda”. Tesis. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Hj. Robingatin, M.Ag sebagai pembimbing I dan Dr. H.M. Kusasi, M.Pd sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan saat ini yang cenderung menekankan bahwa pengembangan dan pengajaran berpikir kritis hanya dilakukan pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi, sementara pada anak usia dini hal ini kurang diperhatikan. Padahal, kemampuan berpikir kritis sudah mulai berkembang sejak anak mampu berpikir asosiatif dan membentuk pemikiran yang mengarah pada perilaku tertentu. Oleh karena itu, menanamkan kemampuan berpikir kritis sejak dini menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menganalisis perkembangan berpikir kritis pada anak usia dini di Samarinda, (2) untuk menganalisis bagaimana strategi guru TK dalam pembelajaran berpikir kritis pada anak usia dini di Samarinda, dan (3) untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran berpikir kritis pada anak usia dini. Penelitian ini menginvestigasi strategi guru dalam pembelajaran berpikir kritis pada anak usia dini di TK Kota Samarinda dengan mengambil penelitian di tiga sekolah yaitu TK Islamic Center Samarinda, TK Ittihad Samarinda, dan TK Fastabiqul Khairat Samarinda.&#13;
&#13;
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk pengujian keabsahan data digunakan teknik triangulasi data.&#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) pada perkembangan berpikir kritis ditemukan bahwa anak-anak menunjukkan rasa ingin tahu yang kuat, sering bertanya dengan pertanyaan mendalam, memiliki kemampuan menganalisis informasi, mau mengeksplorasi ide-ide, berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, dan mampu memecahkan masalah secara mandiri; (2) strategi guru dalam memotivasi berpikir kritis anak usia dini menunjukkan pendekatan yang beragam dalam merangsang berpikir kritis anak-anak. Masing-masing strategi memiliki keunikan dan manfaatnya sendiri. Pendidik memiliki beragam alat dan teknik yang dapat digunakan untuk merangsang berpikir kritis pada anak-anak, dan kombinasi strategi yang beragam dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya dan mendalam; (3) faktor pendukung dalam pembelajaran berpikir kritis anak meliputi dukungan orang tua, kolaborasi dengan rekan guru, sumber daya yang memadai, komunikasi yang baik antara ibu dan anak, penggunaan strategi pembelajaran kreatif, dan dorongan positif. Namun, ada faktor penghambat yang juga perlu diperhatikan, seperti keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan dalam pengajaran berpikir kritis, tekanan akademik yang berlebihan, miskomunikasi dengan orang tua, dan kendala dalam lingkungan belajar.
</description>
<dc:date>2023-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5244">
<title>ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI ANAK USIA DINI  DI KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5244</link>
<description>ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI ANAK USIA DINI  DI KOTA SAMARINDA
MASLIYANA, MASLIYANA
Masliyana, 2024. “Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Anak Usia Dini di Kota Samarinda.” Tesis, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Khojir, M.Si. sebagai pembimbing I dan Dr. Lina Revilla Malik, M.Si. sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi numerasi diajarkan sejak anak usia dini dan menjadi salah satu aspek yang ditekankan pada Kurikulum Merdeka. Literasi numerasi adalah sebuah kecakapan seseorang dalam bernalar menggunakan bahasa dan matematika yang dilakukan melalui konsep bilangan serta kemampuan dalam mengoperasikan hitung pada matematika yang dimanfaatkan untuk memecahkan setiap persoalan di kehidupan sehari-hari. Pada satuan PAUD, anak mulai diajarkan membilang dengan konsep pembiasaan, yakni mengurut suatu objek secara sistematis. Namun, statistik yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik mengungkapkan bahwa sebagian besar anak usia 3–6 tahun di Indonesia dalam hal literasi numerasi, hanya 64,60% anak yang mencapai tingkat perkembangan yang diharapkan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menginterpretasikan kemampuan literasi numerasi, strategi dalam menstimulasi, serta faktor pendukung dan penghambat literasi numerasi anak usia dini di Kota Samarinda.&#13;
&#13;
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif field research, menggunakan pendekatan fenomenologi dan bersifat deskriptif. Peneliti mengambil setting lokasi penelitian di TK Wijaya Kusuma, RA Ma’arif NU 005, dan RA Tunas Bengkuring. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan mengikuti pendekatan deskriptif yang mengacu pada kerangka analisis yang dirumuskan oleh Miles, Huberman, dan Saldana, yakni kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas dan triangulasi.&#13;
&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, kemampuan literasi numerasi anak usia dini di Kota Samarinda mayoritas 84,21% anak sudah memiliki kemampuan yang muncul sesuai dengan harapan. Namun, ada sekitar 15,79% anak yang kemampuan literasi numerasinya belum muncul secara signifikan dan masih memerlukan intervensi pendidikan yang lebih mendalam untuk mencapai perkembangan yang optimal. Kedua, metode yang digunakan guru dalam menstimulasi kemampuan literasi numerasi anak usia dini di Kota Samarinda yaitu melalui metode bermain, metode cerita, bermain peran, penggunaan media audio visual, teknologi, Al-Qur’an, dan mengintegrasikan konsep literasi numerasi ke dalam kegiatan sehari-hari. Ketiga, faktor pendukung meliputi kurikulum yang menekankan pembelajaran dengan bermain, penggunaan metode pembelajaran yang kreatif dan beragam, kemampuan guru, kolaborasi antara guru, murid, dan orang tua, serta akses sumber daya dan sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu dan perhatian dalam kelas, kurangnya keterlibatan orang tua, kondisi individual anak, kemampuan guru, dan kurangnya variasi dalam metode pengajaran.
</description>
<dc:date>2024-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5181">
<title>IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT-TEAM-ACHIEVEMENT-DIVISION) DALAM KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5181</link>
<description>IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT-TEAM-ACHIEVEMENT-DIVISION) DALAM KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KOTA SAMARINDA
EFENDI, RIVAN MUTIASARI
Rivan Mutiasari Efendi. 2024. “Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) dalam Kemampuan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di Kota Samarinda”. Tesis. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. Zamroni, M.Pd sebagai Pembimbing I dan Dr. H. M. Kusasi, M.Pd sebagai Pembimbing II.&#13;
&#13;
Penelitian ini berlatar belakang dengan melihat fenomena yang terlihat yaitu kemampuan sosial-emosional anak yang belum berkembang. Pada kemampuan sosial-emosional siswa yang ditanamkan melalui pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran dimana siswa berpartisipasi dalam kelompok dan saling berinteraksi sehingga dapat meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak melalui kerja sama tim. Penelitian ini tertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam kemampuan sosial-emosional anak usia dini di Kota Samarinda serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam kemampuan sosial-emosional anak usia dini di Kota Samarinda.&#13;
&#13;
Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Lembaga yang menjadi tempat penelitian yaitu RA Ma’arif NU Plus 001 Samarinda, PAUD Cakrawala Kaki Langit Samarinda, dan PAUD Lestari Kids Samarinda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.&#13;
&#13;
Hasil penelitian berdasarkan temuan di lapangan menunjukkan bahwa sekolah sudah mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui program-program yang telah disusun dan dikembangkan oleh pendidik dan tenaga pendidik melalui kegiatan berkemah, bermain puzzle, dan bermain balok. Kemampuan sosial-emosional anak usia dini di Kota Samarinda menunjukkan bahwa mayoritas 83% anak sudah memiliki kemampuan dalam sosial-emosional. Namun, ada sekitar 17% anak yang kemampuan sosial-emosionalnya muncul secara signifikan. Adapun faktor pendukung dalam model pembelajaran kooperatif berupa sarana dan prasarana serta keterlibatan guru secara aktif dalam pembelajaran. Guru terlibat secara aktif dalam pembelajaran dan menyediakan sarana dan prasarana sebelum membuat rencana pembelajaran. Terdapat faktor penghambat model pembelajaran kooperatif berupa keterbatasan perhatian anak yang mengakibatkan pembelajaran kurang efektif, fokus anak mudah terpecah terhadap sedikit gangguan, serta suasana hati anak yang sering kali berubah-ubah.
</description>
<dc:date>2024-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
