<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/61">
<title>E-Thesis - Hukum Keluarga</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/61</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5388"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5258"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5255"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5191"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-22T14:57:22Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5388">
<title>PENDEKATAN SOSIOLEGAL PELAYANAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI PENGADILAN AGAMA SAMARINDA DAN  PENGADILAN NEGERI SAMARINDA (Studi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016)</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5388</link>
<description>PENDEKATAN SOSIOLEGAL PELAYANAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI PENGADILAN AGAMA SAMARINDA DAN  PENGADILAN NEGERI SAMARINDA (Studi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016)
Muhaimin, Muhaimin
Muhaimin, 2023. Pendekatan Sosiolegal Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas di Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Samarinda (Studi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016). Tesis. Program Studi Hukum Keluarga, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Hj. Abnan Pancasilawati, M.Ag sebagai pembimbing I dan Dr. H. Murjani, S.Ag, S.H, M.H sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Pelayanan hukum yang berkeadilan dan perwujudan kerangka pengadilan yang unggul dalam memenuhi keperluan dan kepuasan dalam mengakses pengadilan serta pelayanan yang terjangkau. Maka, sudah seharusnya bahwa seluruh Pengadilan, baik Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri menyediakan akses baik fisik maupun non fisik bagi penyandang disabilitas. Namun, faktanya tidak semua pengadilan menyediakan layanan seperti yang dimaksud. Di antara pengadilan yang belum ideal memberikan layanan disabilitas ialah Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Samarinda. Hal ini jelas tidak sebanding dengan kondisi di setiap daerah yang sudah pasti terdapat beberapa orang termasuk sebagai kelompok disabilitas. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan di atas yaitu antara ketersediaan akses lembaga peradilan bagi penyandang disabilitas dengan fakta yang terjadi di lapangan peneliti merasa bahwa hal tersebut perlu untuk dikaji lebih mendalam mengenai penerapannya secara langsung.&#13;
&#13;
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yuridis empiris dengan pendekatan sosiolegal dimana sumber data yang digunakan terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan para narasumber dari Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri Samarinda dan dokumentasi. Dalam proses pengolahan data menggunakan teknik edit, klasifikasi, verifikasi, kemudian data dianalisis menggunakan teori efektivitas hukum kemudian dibuat sebuah kesimpulan.&#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini menemukan dua hal dalam implementasi pelayanan yaitu standar prosedur pelayanan dan aksesibilitas sarana prasarana baik fisik maupun non fisik. Dalam prosedur pelayanan di Pengadilan Agama Samarinda akan diberikan kalung identitas khusus, menerima permohonan yang diajukan serta memberikan form penilaian personal untuk mengetahui informasi terkait kebutuhan yang diperlukan oleh pihak penyandang disabilitas, kemudian seluruh dokumen permohonan yang diajukan diproses hingga mendapatkan nomor perkara. Sedangkan untuk di Pengadilan Negeri hampir sama namun yang membedakan di bagian akhir pengguna layanan diminta untuk mengisi survei kepuasan.&#13;
&#13;
Sarana dan prasarana, ketersediaan sarana prasarana baik fisik maupun non fisik di Pengadilan Agama Samarinda yaitu alat bantu dengar, APSTRA (asisten pembaca surat untuk tunanetra), toilet khusus, jalur pendestrian, jalur pemandu, area parkir disabilitas, selasar, ramp, kursi roda, kursi tunggu prioritas, kruk, Canadian, walker, rolator. Sedangkan ketersediaan sarana prasarana baik fisik maupun non fisik di Pengadilan Negeri Samarinda yaitu toilet khusus, jalur pendestrian, guiding block, parkir khusus, selasar, borders, kursi roda, kursi tunggu prioritas, tongkat, alat bantu dengar, kaca pembesar. Faktor yang berperan dalam pemenuhan hak-hak pelayanan penyandang disabilitas dalam peradilan ialah penyelenggara pelayanan itu sendiri, orang terdekat, dan masyarakat.&#13;
&#13;
Kemudian dampak implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 yaitu secara garis besar dampaknya adalah sebuah penerapan undang-undang tersebut terhadap pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas, mulai dari strategi pelayanan, penyesuaian bangunan gedung yang ramah terhadap penyandang disabilitas, pemenuhan sarana prasarana, dan peningkatan sumber daya manusia guna meningkatkan pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
</description>
<dc:date>2023-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5258">
<title>PERAN ISTERI SEBAGAI WANITA KARIR DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN KEHIDUPAN RUMAH TANGGA  DI KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5258</link>
<description>PERAN ISTERI SEBAGAI WANITA KARIR DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN KEHIDUPAN RUMAH TANGGA  DI KOTA SAMARINDA
HIMAYAH, NOR
Nor Himayah, 2023. “Peran Isteri sebagai Wanita Karir dalam Mewujudkan Keharmonisan Kehidupan Rumah Tangga di Kota Samarinda”. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Abnan Pancasilawati, M.Ag sebagai pembimbing I dan Dr. H. Moh. Mahrus, M.HI sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini adalah peran isteri sebagai wanita karir dalam mewujudkan keharmonisan rumah tangga, yang mana kita ketahui bahwa wanita karir mempunyai peran ganda, yaitu dapat menjalankan perannya sebagai isteri dalam rumah tangganya. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui ketentuan Hukum Keluarga Islam terkait hak dan kewajiban isteri sebagai wanita karir dan ibu rumah tangga dalam mewujudkan keharmonisan rumah tangga di Kota Samarinda; (2) untuk mengetahui faktor yang mendorong wanita karir di Kota Samarinda dalam mewujudkan keharmonisan rumah tangga; (3) untuk mengetahui peran isteri sebagai wanita karir di Kota Samarinda dalam mewujudkan keharmonisan kehidupan rumah tangga dalam perspektif Hukum Keluarga Islam.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dengan wanita karir di Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan dosen perempuan di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, serta data sekunder berupa buku, jurnal, artikel ilmiah, internet, dan karya ilmiah lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menurut Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ketentuan hak dan kewajiban isteri sebagai wanita karir dan ibu rumah tangga termuat dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 77, 79, dan 83 dengan menjalankan kewajiban sebagai isteri dalam mengurus suami dan sebagai ibu dalam mendidik anak-anaknya. Hal tersebut tentunya memerlukan sikap saling pengertian, saling membantu, saling mengasihi, dan saling mencintai agar tercipta rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah; (2) faktor yang mendorong wanita karir yakni faktor religiusitas (kecerdasan spiritual) yang menjadi pondasi dalam rumah tangga dengan penanaman nilai-nilai agama dan moral, tidak hanya sebatas pengetahuan semata tetapi juga memberikan contoh dan melaksanakannya bersama-sama; (3) peran isteri sebagai wanita karir dalam perspektif Hukum Islam adalah dengan menjalankan tanggung jawab di pekerjaan, tetapi tetap mengedepankan kewajiban sebagai isteri dan ibu, yakni dengan upaya manajemen waktu, manajemen ekonomi, manajemen diri, dan manajemen pendidikan.
</description>
<dc:date>2023-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5255">
<title>POLA KETAHANAN KELUARGA DALAM TINJAUAN MAQASHID SYARIAH DAN ECOFEMINISME  (STUDI KASUS PEKERJA TAMBANG PEREMPUAN DI PT KALTIM PRIMA COAL KECAMATAN SANGATTA UTARA, KABUPATEN KUTAI TIMUR)</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5255</link>
<description>POLA KETAHANAN KELUARGA DALAM TINJAUAN MAQASHID SYARIAH DAN ECOFEMINISME  (STUDI KASUS PEKERJA TAMBANG PEREMPUAN DI PT KALTIM PRIMA COAL KECAMATAN SANGATTA UTARA, KABUPATEN KUTAI TIMUR)
AFFANDI, LUKMAN
Lukman Affandi, 2023. “Pola Ketahanan Keluarga Dalam Tinjauan Maqashid Syariah dan Ecofeminisme (Studi Kasus Pekerja Tambang Perempuan di PT. Kaltim Prima Coal Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur)”. Tesis. Program Studi Hukum Keluarga Islam, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Lilik Andaryuni, M.S.I sebagai pembimbing I dan Dr. H. Ashar Pagala, S.HI., M.HI sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Latar belakang penelitian ini adalah bermula dari Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur yang memberikan izin eksplorasi suatu perusahaan industri tambang batu bara terbuka (open pit) berskala internasional yaitu PT. Kaltim Prima Coal (KPC). Sektor pertambangan sering sekali dipresentasikan sebagai aktivitas dalam dunia kerja yang keras dan memiliki banyak risiko tinggi. Saat ini terdapat banyak perempuan yang mampu bekerja di sektor tersebut dan bahkan ada yang memiliki prestasi kerja yang sangat baik. Ikut andilnya perempuan yang telah berkeluarga dalam sektor industri tersebut memengaruhi tujuan kualitas keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik materiel dan mental spiritual, sehingga terdapat beberapa keluarga pekerja tambang perempuan yang dapat menjalankan fungsi keluarga secara optimal menuju ketahanan keluarga yang sejahtera lahir dan batin. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas apa saja yang dilakukan keluarga pekerja tambang perempuan tersebut dalam mempertahankan ketahanan keluarga serta mengetahui pola ketahanan keluarga yang terdapat pada keluarga tersebut. Kemudian ditinjau melalui perspektif Maqasid Syariah Jasser Auda serta Ecofeminisme Vandana Shiva.&#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian empiris deskriptif atau field research dengan menggunakan pendekatan fenomenologi (studi kasus). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu pertama reduksi data, kemudian penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah para pekerja tambang perempuan di PT. KPC Kecamatan Sangatta Utara.&#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini telah ditemukan beberapa aktivitas dalam mempertahankan ketahanan keluarga serta pola ketahanan keluarga yang dilakukan oleh para pekerja tambang perempuan di PT. Kaltim Prima Coal Kecamatan Sangatta Utara. Pertama, pola komunikasi yang baik. Kedua, pola kerja sama. Ketiga, pola perencanaan finansial. Keempat, pola dukungan sosial. Hal tersebut diaplikasikan dengan berbagai aktivitas di antaranya kegiatan pendidikan dan pengembangan diri, kegiatan jasmani, kegiatan keluarga, dan kegiatan spiritual keagamaan. Dari keempat pola ketahanan keluarga tersebut jika ditinjau melalui Maqasid Syariah Jasser Auda tidak bertentangan dengan nash secara keseluruhan. Sedangkan jika ditinjau melalui Ecofeminisme Vandana Shiva, para pekerja tambang perempuan tersebut tidak bertentangan dan masih diberikan hak-haknya selaras dengan etika lingkungan dari perspektif feminis.
</description>
<dc:date>2023-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5191">
<title>TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG KEBERADAAN LOKALISASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN PENGARUHYA TERHADAP  PRILAKU REMAJA  (STUDI DI KM 10 LOA JANAN KUTAI KARTANEGARA )</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5191</link>
<description>TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG KEBERADAAN LOKALISASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN PENGARUHYA TERHADAP  PRILAKU REMAJA  (STUDI DI KM 10 LOA JANAN KUTAI KARTANEGARA )
AS’AD, ABDULLAH
Abdullah As’ad, 2021. “Tinjauan Hukum Islam tentang Keberadaan Lokalisasi Pekerja Seks Komersial dan Pengaruhnya terhadap Perilaku Remaja (Studi di Km 10 Loa Janan Kutai Kartanegara)”. Tesis, Program Studi Hukum Keluarga, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Alfitri, M.Ag, LLM, Ph.D sebagai pembimbing I dan Dr. Azhar Pangala, M.HI sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Masa remaja merupakan masa yang penting, karena ini merupakan masa peralihan, masa mencari jati diri, di mana individu menginginkan kebebasan, mencoba sesuatu yang baru, dan mudah terpengaruh, atau disebut dengan masa yang labil. Dengan adanya lokalisasi Km 10 Loa Janan yang letak awalnya jauh dari lingkungan masyarakat, sekarang sudah berubah berdampingan dengan rumah penduduk, maka tidak menutup kemungkinan akan memberikan dampak moral untuk remaja yang tinggal di lingkungan sekitar lokalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status hukum perizinan lokalisasi Km 10 Loa Janan serta bagaimana hukum Islam memandang keberadaan lokalisasi pekerja seks komersial dan mengetahui dampak bagi remaja terhadap keberadaan lokalisasi.&#13;
&#13;
Adapun penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, di mana penelitian ini dilakukan untuk memperoleh pengetahuan hukum secara empiris dengan cara terjun langsung ke lapangan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling.&#13;
&#13;
Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Perizinan keberadaan lokalisasi, Dinas Sosial tidak pernah memberikan izin praktek prostitusi di seluruh tempat lokalisasi prostitusi di Kutai Kartanegara. Lokalisasi merupakan tempat aktivitas prostitusi. Prostitusi di Indonesia dilarang dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yakni Pasal 295, Pasal 296, Pasal 297, Pasal 506, dan Pasal 284. 2) Dampak bagi remaja yang ditimbulkan dari adanya lokalisasi Km 10 yaitu berdampak terhadap moral remaja, perkembangan sosial, dan psikologinya. 3) Dalam hukum Islam, prostitusi merupakan dosa besar sehingga tindakan prostitusi dilarang. Larangan tersebut tercantum dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra’ (17:32), Q.S. An-Nisa (24:33), dan Q.S. An-Nur (24:2). Hukuman bagi para pelaku prostitusi dalam hukum Islam yaitu jilid dan rajam.
</description>
<dc:date>2024-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
