<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Bimbingan dan Konseling Islam</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/47</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 06:37:10 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-14T06:37:10Z</dc:date>
<item>
<title>HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN ALTRUISME REMAJA SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) PESANTREN AL-MUJAHIDIN  SAMARINDA SEBERANG</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5485</link>
<description>HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN ALTRUISME REMAJA SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) PESANTREN AL-MUJAHIDIN  SAMARINDA SEBERANG
ANISA, ANISA
Anisa, 2022. “Hubungan Antara Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) dengan Altruisme Remaja pada Siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang”. Skripsi, Jurusan Pemberdayaan Masyarakat, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Nurkholik Afandi, M.Pd. dan Rudy Hadi Kusuma, S.Pd., M.Pd.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh remaja SMA yang merupakan masa baginya untuk berusaha mencapai kematangan fisik, emosional, akal, jiwa, spiritual, dan sosial. Oleh karena itu, tinggi rendahnya perilaku altruisme tidak lepas dari faktor-faktor internal dan eksternal, di antaranya adalah kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Siswa yang memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang tinggi tidak hanya baik dalam hal pribadi, juga baik secara umum. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kecerdasan emosional dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang; (2) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang; dan (3) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang.&#13;
&#13;
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 122 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik stratified random sampling yang berjumlah 55 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala psikologis. Adapun metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan bahwa: (1) tidak terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang, yaitu koefisien regresi sebesar 0,039 yang berarti korelasi yang sangat rendah dengan signifikansi 0,533 &gt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan; (2) terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang, yaitu koefisien regresi sebesar 0,374 yang berarti korelasi yang rendah dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan altruisme remaja siswa Madrasah Aliyah Pesantren Al-Mujahidin Samarinda Seberang, yaitu signifikansi sebesar 0,523 dengan berkontribusi sebesar 27,4% terhadap altruisme.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5485</guid>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH KECEMASAN TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT  MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN AIR PUTIH KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5470</link>
<description>PENGARUH KECEMASAN TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT  MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN AIR PUTIH KOTA SAMARINDA
SABRIANTI, RIMA
Rima Sabrianti, 2022. “Pengaruh Kecemasan Terhadap Perilaku Hidup Sehat Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih Kota Samarinda”. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Dr. H. M. Tahir, S.Ag., MM dan Bapak Randi Muhammad Gumilang, M.Pd.I.&#13;
&#13;
Menyebarnya Covid-19 (Coronavirus Disease 19) membuat angka korban terus meningkat sepanjang waktu. Kasus ini menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Pandemi Covid-19 juga dapat mempengaruhi perilaku hidup sehat masyarakat. Masyarakat dituntut untuk rutin mencuci tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menghindari kontak dengan siapapun yang menunjukkan penyakit pernapasan. Kebiasaan terkait dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan penggerak utama dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan terhadap perilaku hidup sehat masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih Kota Samarinda.&#13;
&#13;
Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian yaitu masyarakat Kelurahan Air Putih Kota Samarinda. Jumlah sampel penelitian ini diambil secara proportional sampling yakni 40 responden. Pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa skala kecemasan dan perilaku hidup sehat, dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana.&#13;
&#13;
Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil determinasi diperoleh nilai sebesar R (square) 0,002 yang artinya kontribusi kecemasan terhadap perilaku hidup sehat pada masyarakat pasca pandemi sebesar 0,002, maka diinterpretasikan tingkat hubungan kedua variabel sangat rendah. Selanjutnya dari hasil uji T tingkat Sig sebesar 0,793 &gt; 0,05 (5%) berarti tidak ada pengaruh signifikan kecemasan terhadap perilaku hidup sehat. Artinya, tidak ada pengaruh antara kecemasan dengan perilaku hidup sehat masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih. Sehingga hipotesis penelitian ditolak. Ditolaknya hipotesis dalam penelitian ini menggambarkan bahwa kecemasan tidak memberikan pengaruh terhadap perilaku hidup sehat masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Putih.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5470</guid>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>FENOMENA BODY IMAGE DI MEDIA SOSIAL BAGI KALANGAN  MAHASISWA UINSI SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5452</link>
<description>FENOMENA BODY IMAGE DI MEDIA SOSIAL BAGI KALANGAN  MAHASISWA UINSI SAMARINDA
HANDAYANI, FITRIA
Fitria Handayani, 2022. “Fenomena Body Image di Media Sosial bagi Kalangan Mahasiswa UINSI Samarinda.” Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Ida Suryani Wijaya, M.Si dan Sabiruddin, M.A.&#13;
&#13;
Fenomena body image merujuk pada sebuah bentuk penilaian akan penampilan tubuh di media sosial Instagram. Adanya media sosial Instagram dapat membagikan suatu momen dalam bentuk foto dan video dengan menggunakan berbagai fitur yang telah disajikan. Selain itu, media sosial Instagram menampilkan berbagai orang dengan bentuk tubuh ideal. Hal tersebut menjadikan individu, terutama mahasiswa, melakukan body image. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena yang terjadi pada mahasiswa UINSI Samarinda dalam menampilkan body image di media sosial Instagram.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif fenomenologi. Penelitian ini melibatkan lima mahasiswa yang aktif dalam media sosial Instagram. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup data collection, data condensation, data display, dan data conclusion. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa UINSI Samarinda melakukan body image di media sosial Instagram dengan mempersepsikan secara negatif, yaitu menggunakan filter karena dianggap lebih menarik dibandingkan tidak menggunakan sama sekali, cemas terlihat gemuk dalam foto sehingga berusaha agar tidak terlihat gemuk dengan memperhatikan pengambilan foto, cemas akan komentar negatif orang lain, dan membandingkan penampilan tubuhnya dengan orang lain di Instagram. Akan tetapi, tidak semua mahasiswa mempersepsikan body image secara negatif, melainkan terdapat mahasiswa yang mempersepsikannya secara positif terhadap penampilan tubuhnya, yaitu mendapatkan komentar positif, merasa puas terhadap bagian tubuh tertentu, dan tidak melakukan pengeditan terhadap badan.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5452</guid>
<dc:date>2022-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>DISORGANISASI SOSIAL PADA REMAJA DENGAN PERILAKU MENYIMPANG DI KAMPUNG KB TAMAN HATI  KOTA SAMARINDA</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5423</link>
<description>DISORGANISASI SOSIAL PADA REMAJA DENGAN PERILAKU MENYIMPANG DI KAMPUNG KB TAMAN HATI  KOTA SAMARINDA
KUSMAWATI, ALAN
Alan Kusmawati, 2023. “Disorganisasi Sosial pada Remaja dengan Perilaku Menyimpang di Kampung KB Taman Hati Kota Samarinda.” Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Sitti Syahar Inayah, M.Si dan Rini Fitriani Permatasari, M.A.&#13;
&#13;
Disorganisasi sosial adalah proses memudarnya atau menurunnya nilai-nilai dan norma-norma yang telah berkembang dalam struktur masyarakat. Ini karena perubahan dalam hidup. Penyebab terjadinya disorganisasi sosial pada remaja karena disebabkan adanya keingintahuan yang tinggi, rasa pertemanan, perasaan coba-coba, perubahan sosial, ekonomi rendah, kurangnya perhatian orangtua, dan broken home. Disorganisasi sosial juga menjadi bagian terjadinya perilaku menyimpang pada remaja, seperti mabuk-mabukan, balapan liar, tawuran, narkoba, dan seks bebas. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan disorganisasi sosial pada remaja dengan perilaku menyimpang di Kampung KB Taman Hati Kota Samarinda.&#13;
&#13;
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini melibatkan 3 remaja yang melakukan disorganisasi sosial dan perilaku menyimpang di Kampung KB Taman Hati Kota Samarinda. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi: data condensation, data display, dan drawing and verifying conclusions.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan disorganisasi sosial remaja dilakukan dengan alasan solidaritas, mencari kesenangan, meniru orang dewasa, dan kurangnya perhatian yang diberikan oleh orangtua. Fungsi orangtua sangat berpengaruh, karena kebanyakan remaja yang melakukan perilaku menyimpang adalah remaja yang tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang penuh dari orang tuanya, karena mereka tidak lagi mendapat arahan dan nasehat dari orang tuanya, sehingga mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang ada di sekitarnya.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5423</guid>
<dc:date>2023-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
