<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Laporan Penelitian</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/738</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 23:57:45 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-14T23:57:45Z</dc:date>
<item>
<title>Penguatan Manajemen Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Berbasis Islamic Model Class pada Sekolah Dasar 1 YPK Di Bontang</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/4705</link>
<description>Penguatan Manajemen Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Berbasis Islamic Model Class pada Sekolah Dasar 1 YPK Di Bontang
Bahrani, Bahrani; Ananiah, Ananiah; Rohim, Muhammad; Muhsin, Muhsin; Ariyanti, Ariyanti
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu Pendidikan melalui penguatan manajemen sekolah di Sekolah Dasar YPK di Kota Bontang berbasis Islamic Model Class (IMC). Program Islamic Mdel Class telah dilaksanakan selama 5 tahun di SD Yayasan Pupuk Kaltim di Kota Bontang. Model pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai islam dalam seluruh aspek pendidikan, mulai dari kurikulum, meotde pengajaran, hingga lingkungan sekolah. Model ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan potensi akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter Islamic yang kuat. SD YPK memiliki 1 kepala sekolah, 17 guru, 4 tenaga Kependidikan dan 65 siswa. Metode pengabdian menggunakan teori prinsip – prinsip Total Quality Management, Edward  Sallis (Survey, Fokus Group Diskusi, dan Evaluasi(Tindakan Perbaikan). Pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan hasil penelitian dan wawancara bahwa manajemen sekolah berbasis Islamic Model Class telah dilaksanakan melalui proses perencanaan dan organizing, namun pada aspek perencanaan, implementasi dan monitoring serta evaluasi belum terlaksana dengan baik terkait dengan program Islamic Model Class selama 5 tahun. Kurikulum sekolah belum terintegrasi dengan program Islamic Model Class dan pengukuran terhadap pelaksanaan program Islamic Model Class belum ada terkait tentang kinerja guru, kinerja siswa, kepuasan orang tua, budaya sekolah yang islami. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan pendampingan yang diawali dengan Focus Group Discussion. Pada tahap ini, diskusi melibatkan pengurus Yayasan, kepala sekolah, guru, staf dan orang tua membahas tentang kurikulum yang terintegrasi dengan program IMC, pengajaran berbasis karakter Islam, penerapan budaya sekolah yang Islamic, pembinaan guru dan staf, dan pelibatan orang tua dalam program IMC, monitoring dan evaluasi. Selanjutnya adalah tahap tindakan perbaikan. Peneliti melakukan evaluasi kinerja guru dan siswa terkait program Islamic Model Class, pengukuran dampak terhadap budaya sekolah yang Islamic, dan pengembangan kurikulum, pelatihan guru-guru, penyesuaian mata ajar dengan nilai-nilai Islami melalui program hafalan Al-Quran dan pengembangan materi keislaman seperti (Tahfidz Alquran, akhlak fikih, hadis kaligraphi naskah, nasyid, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris), kolaborasi orang tua dengan sekolah untuk mendukung program IMC, pengukuran kinerja guru dan siswa, serta pengukuran implementasi nilai-nilai Islamic yang terintegrasi dengan proses pembelajaran dan dukungan orang tua terhadap program Islamic Model Class.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/4705</guid>
<dc:date>2024-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Laporan Penelitian Tahun 2023 dan 2024</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/4662</link>
<description>Laporan Penelitian Tahun 2023 dan 2024
Mahmud, Muchammad Eka
</description>
<pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/4662</guid>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERAN PRA-KONSEPSI HALAL DALAM PEMBELIAN MAKANAN LOKAL: PERLUASAN TEORI PERILAKU TERENCANA DENGAN MENGGUNAKAN PEMODELAN STRUKTURAL</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/3623</link>
<description>PERAN PRA-KONSEPSI HALAL DALAM PEMBELIAN MAKANAN LOKAL: PERLUASAN TEORI PERILAKU TERENCANA DENGAN MENGGUNAKAN PEMODELAN STRUKTURAL
Iswanto, Bambang; Rahmah, Fitriah; Fadhilah, Nurul; Widiyaningsih, Eki; Putra, Dermawan Has
Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim, dapat menjadi rujukan bagi negara mayoritas Muslim lainnya dalam rangka penerapan kebijakan sertifikasi halal. Penelitian ini mengembangkan variabel Asumsi Halal, untuk menangkap bagaimana peran sosial budaya Islam, dalam membentuk prakonsepsi tentang halal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer yang diperoleh melalui survei online. Diperoleh 314 data dari responden, dilakukan analisis lebih lanjut menggunakan SEM – PLS. Asumsi halal terbukti berpengaruh secara simultan terhadap niat pembelian yang membuktikan adanya prakonsepsi responden sebelum memutuskan melakukan pembelian jajanan kaki lima lokal. Penelitian ini memberikan perspektif baru terkait kebijakan sertifikasi halal, khususnya bagi negara-negara mayoritas Muslim. Kebijakan halal yang dideklarasikan sendiri yang diterapkan di Indonesia, bisa dianggap diterapkan di negara-negara mayoritas Muslim lainnya.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/3623</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Al-Qur’an dan Ilmu Kedigjayaan: Studi Living Qur’an di Kalimantan Selatan</title>
<link>http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/2824</link>
<description>Al-Qur’an dan Ilmu Kedigjayaan: Studi Living Qur’an di Kalimantan Selatan
Bunyamin, Bunyamin; Fansuri, Fuad
Bagi umat islam, Alquran adalah pedoman hidup. Mereka pada umumnya melakukan praktik resepsi terhadap Alquran dalam bentuk yang beragam, membaca, memahami, mengamalkan, bahkan dalam bentuk resepsi sosio-kultural. Resepsi tersebut didasari atas keyakinan bahwa interaksi dengan Alquran dapat menyelesaikan segala problematika yang terjadi dalam kehidupan. Pelbagai bentuk dan model praktik resepsi dan respon masyarakat itulah yang dalam kajian Alquran kontemporer dikenal dengan istilah ‘Living Qur’an’ atau ‘Al-Qur’an in everyday life’ (Alquran yang hidup di tengah-tengah masyarakat). &#13;
Model studi yang menjadikan fenomena yang hidup di tengah masyarakat Muslim terkait dengan Qur’an sebagai objek studi, sebenarnya merupakan studi fenomena sosial keagamaan. Namun karena fenomena ini erat kaitannya dengan keberadaan Al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat maka kajian ini dianggap layak untuk dijadikan model baru dalam penelitian Al-Qur’an di era kontemporer.&#13;
Al-Qur’an tidak hanya diyakini oleh masyarakat muslim sebagai perkataan Tuhan yang dijadikan sebagai pedoman hidup, tapi Al-Qur’an juga dipersepsikan sebagai problem solving terhadap beragam persoalan. Alquran bisa berfungsi sebagai pembela kaum tertindas, penggagas perubahan, pengerem tindakan zalim, penyemangat perubahan, penenteram hati, dan bahkan obat (shifa’) atau penyelamat dari malapetaka. Mereka mentransformasikan teks Alquran menjadi sebuah objek yang bernilai dengan sendirinya dan ‘hidup’.  Alquran diresepsi oleh masyarakat sebagai sesuatu yang sakral dan memiliki kekuatan yang dahsyat. &#13;
Salah satu sakralitas masyarakat terhadap Alquran adalah tertuang dalam bentuk rajahan. Rajah merupakan azimat yang biasa ditulis dengan menggunakan huruf hijaiyyah, ayat-ayat Alquran, atau angka-angka Arab. Rajah ini diyakini memiliki kekuatan magis yang dapat memberikan perlindungan dan ilmu kedigjayaan kepada pemiliknya
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jan 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/2824</guid>
<dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
