PROSES PEMBELAJARAN DARING KELAS 1 DI MADRASAH IBTIDAIYYAH KOTA SAMARINDA (Studi multisitus di MI Darussalam dan MI Tanwirul Islam)
Abstract
Linda Mei Jenvang, 2022 “Proses Pembelajaran Daring Kelas 1 Di Madrasah Ibtidaiyyah Kota Samarinda(multisitus di MI Darussalam dan MI Tanwirul Islam) ” Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam. Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Dibimbing oleh Dr.Muhammad Nasir,M.Ag sebagai pembimbing I Dr.Hj. Fathul Janah, M.SI sebagai pembimbing II.
Latar belakang penelitian ini berhubungan dengan Peraturan Pemerintah tentang larangan tatap muka. Pemerintah memberi anjuran untuk pelaksaan kegiatan belajar mengajar yang semula dilaksanakan di sekolah, kini menjadi belajar di rumah melalui daring. Aturan tersebut berlaku untuk semua jenjang pendidikan dari SD sampai pertguruan tinggi. Dalam proses pembelajaran daring melibatkan kegiatan belajar mengajar yang dapat menentukan keberhasilan siswa, serta untuk mencapai tujuan pendidikan. Didalam kegiatan tersebut diperlukan sebuah rencana dan bahan materi yang dapat menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Proses Pembelajaran Daring Kelas 1 Di Madrasah Ibtidaiyyah Kota Samarinda”.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Subjek penelitiannya adalah para guru yang ada di MI Tanwirul Islam dan MI Darussalam, Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi data.
Hasil penelitian yang ditemukan adalah pertama, perencanaan yang mana guru membuat silabus RPP, menyiapkan media pembelajaran serta membuat media belajar yang berupa vidio pembelajaran. kedua, pelaksanaan pembelajaran daring adalah pembelajaran menggunakan media online diantaranya pembelajaran menggunakan media whatsapp, zoom, google form, google classroom. Ketiga, evaluasi, evaluasi yang didapat oleh peneliti adalah evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan secara onlin dengan menggunakan media googleform. Keempat, problem dalam melaksanakan pembelajaran daring diantaranya sulitnya berkomunikasi dengan para siswa, tidak disiplinnya siswa dalam mengumpul atau mengikuti pelajaran, serta kondisi siswa yang tidak memiliki handphone. Solusi dari permasalahan tersebut diantarnya, melakukan pemanggilan para siswa yang tidak memiliki handphone untuk belajar kesekolah secara bergantian. Mengoptimalkan komunikasi dengan wali murid. Serta selalu menjalin komunikasi prihal pembelajaran yang sulit di pahami.