Integrative Curriculum Framework for Practical Qur’anic-Based Educational Economic Development
Abstract
Penelitian ini mengkaji implementasi dan dampak kurikulum terpadu berbasis Al-Qur'an dalam penguatan literasi keuangan syariah di kalangan santri dalam pesantren dalam konteks minoritas Muslim. Pemisahan antara ajaran etika Islam dan praktik ekonomi sehari-hari telah berkontribusi pada kerentanan keuangan, perilaku konsumtif, dan pengambilan keputusan etis yang lemah di kalangan pemuda Muslim, terutama di mana akses ke lembaga keuangan Islam terbatas. Dengan menggunakan desain Participatory Action Research (PAR) kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus, pre dan post-test, dan dokumentasi, serta dianalisis secara tematik dengan triangulasi metodologis. Temuan ini mengungkapkan tiga hasil utama. Pertama, siswa awalnya menunjukkan literasi keuangan Islam yang rendah yang ditandai dengan pemahaman ritualistik, normalisasi utang, dan kerentanan terhadap konsumerisme yang didorong oleh media sosial. Kedua, model pembelajaran terpadu berbasis Al-Qur'an secara efektif meningkatkan kejelasan konseptual dan kesadaran etis siswa dengan menghubungkan nilai-nilai alkitabiah, praktik reflektif, dan kasus ekonomi kontekstual. Ketiga, intervensi menghasilkan transformasi berkelanjutan dalam nilai, sikap, dan perilaku, termasuk kehati-hatian etis terhadap utang, pilihan keuangan yang bertanggung jawab, dan strategi ekonomi berbasis komunitas yang adaptif. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dengan menerjemahkan kesatuan pengetahuan ke dalam praktik kurikulum terapan dan secara praktis dengan menawarkan model yang dapat direplikasi untuk pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Studi di masa depan direkomendasikan untuk menggunakan desain longitudinal untuk menilai daya tahan perubahan perilaku.
Collections
- Artikel Umum [167]
