Skripsi • 2025

Hubungan Pembiasaan Tadarus Pagi Dengan Kelancaran Membaca Al-Qur’an Siswa MTs Negeri 1 Kutai Kartanegara

Abstrak

Berawal dari minat membaca Al-Qur’an yang semakin sedikit seiring secara berkembangnya teknologi terutama pada remaja. Remaja sekarang ini cenderung sering membuang waktunya dalam bermain gadget daripada membuka serta membaca Al-Qur’an. Permasalahan saat melafalkan Al-Qur’an yang sering ditemui mencakup beberapa aspek penting, diantaranya adalah ketidaktepatan dalam menyuarakan simbol huruf hijaiyah yang tidak berdasarkan makhraj maupun tempat keluarnya huruf. Selain itu, kesulitan juga sering terjadi saat membandingkan bunyi huruf yang mempunyai keserupaan dengan huruf lain, sehingga dapat memengaruhi kejelasan dalam pelafalan, maka dari permasalahan yang disebutkan adalah yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara pembiasaan tadarus pagi dengan kelancaran membaca Al-Qur’an siswa MTs Negeri 1 Kutai Kartanegara. Penelitian ini berlokasi di MTs Negeri 1 Kutai Kartanegara. Populasi penelitian mengambil seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 224 dengan mengambil sebanyak 69 siswa menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan kuisioner atau angket. Adapun uji keabsahan data peneliti menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Kemudian untuk teknik analisis data peneliti menggunakan uji normalitas, dan uji korelasi, sedangkan uji hipotesis peneliti menggunakan uji t dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembiasaan tadarus pagi dengan kelancaran membaca Al-Qur’an pada siswa MTs Negeri 1 Kutai Kartanegara. Nilai korelasi pearson 0,461 menunjukkan tingkat hubungan antara dua variabel yang masuk dalam kategori “sedang” menurut interpretasi koefisien korelasi (0,40-0,599) yang berarti ada hubungan positif semakin sering melakukan tadarus, maka semakin lancar pula kemampuan membaca Al-Qur’an. Selain itu diperoleh nilai t hitung sebesar 4,256 yakni hasil dari uji statistik hipotesis, sedangkan t tabel sebesar 1,966 (pada taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan 67). Karena t hitung lebih besar dari t tabel (4,256 > 1,966), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembiasaan tadarus pagi dengan kelancaran membaca Al-Qur’an. besarnya kontribusi pembiasaan tadarus pagi terhadap kelancaran membaca Al-Qur’an diperoleh dari hasil uji koefisien determinasi yang memperoleh 21,3%. Sementara sisanya sebesar 78,7% dipengaruhi faktor lain, seperti strategi pengajaran dalam mata pelajaran Al-Qur’an hadis atau peran lingkungan keluarga. Meskipun pengaruhnya tergolong sedang, pembiasaan tadarus pagi terbukti berperan dalam meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur’an siswa.
Kata Kunci
TADARUS MEMBACA AL-QUR'AN
Dosen Pembimbing & Penguji
Dosen Pembimbing
Pembimbing 1 Dr. Badrud Tamam, M.Pd.I.
Pembimbing 2 Widya Noviana Noor, M.Pd.
Dosen Penguji
Penguji Utama Dr. Iskandar, M.Ag.
Penguji 1 Dr. Badrud Tamam, M.Pd.I.
Penguji 2 Widya Noviana Noor, M.Pd.

Berkas Dokumen

1 Berkas
13. Full Text (.pdf)
PDF • Akses Terbatas
Skripsi
Dokumen Resmi Terverifikasi
Tanggal Publikasi / Unggah
21/10/2026
Penulis Mahasiswa
Ma’rifatul ILMA
NIM / Identitas
2111101105
Program Studi
Pendidikan Agama Islam
Fakultas
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Data Perpustakaan
Klasifikasi DDC: 0
No. Panggil: 0
No. Induk: REPO-SKR/FTIK-PAI/2025/0085
Deskripsi Fisik: xviii, 134 hlm.:ilius; 29 cm.; Bib.: hlm. 128
Tgl. Kelulusan: 13/06/2025