Skripsi • 2025

Implementasi Model Inquiry Based Learning Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda

Abstrak

Pendidikan tidak hanya berfokus pada penyampaian ilmu akan tetapi pendidikan juga berbicara tentang pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa agar ilmu dapat tersampaikan dengan baik, di kehidupan yang modern ini semakin luasnya akses informasi pendidikan dan keterampilan berpikir kkritis siswa ini sangat dibutuhkan agar melatih siswa untuk dapat menentukan pendapat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model Inquiry Based Learning dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini diuji menggunakan teknik triangulasi, yaitu membandingkan data dari berbagai sumber dan teknik pengumpulan data yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan meliputi kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan (drawing and verifying conclusion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi Inquiry Based Learning dalam pembelajaran Fikih di MAN 2 Samarinda mencakup tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan modul ajar sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Tahap pelaksanaan menunjukkan bahwa model Inquiry Based Learning telah diterapkan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat dengan memerhatikan 4 langkah pembelajaran, merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis dan menyajikan data, dan mengkomunikasikan hasil data. Sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui evaluasi formatif, sumatif, dan refleksi siswa untuk mengukur efektivitas penerapan model pembelajaran ini. 2) Faktor pendukung dalam penerapan Inquiry Based Learning meliputi kesiapan guru, dukungan sekolah, motivasi serta partisipasi siswa, fleksibilitas kurikulum, dan ketersediaan sumber belajar. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah kesiapan siswa yang beragam, keterbatasan waktu, serta tantangan dalam kerja kelompok. Secara keseluruhan, model Inquiry Based Learning terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperhatikan agar implementasinya lebih optimal.
Kata Kunci
METODE INQUIRY BASED LEARNING BERFIKIR KRITIS
Dosen Pembimbing & Penguji
Dosen Pembimbing
Pembimbing 1 Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I
Pembimbing 2 Muthia Umi Setyoningrum, M.Pd.
Dosen Penguji
Penguji Utama Drs. Darwis, M.S.I.
Penguji 1 Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I
Penguji 2 Dr. Hajriana, M.Pd.

Berkas Dokumen

1 Berkas
13. Full Text (.pdf)
PDF • Akses Terbatas
Skripsi
Dokumen Resmi Terverifikasi
Tanggal Publikasi / Unggah
05/10/2026
Penulis Mahasiswa
Saniatur RODHIAH
NIM / Identitas
2111101142
Program Studi
Pendidikan Agama Islam
Fakultas
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Data Perpustakaan
Klasifikasi DDC: 371.365 983 831
No. Panggil: 371.365 983 831 ROD i
No. Induk: REPO-SKR/FTIK-PAI/2025/0038
Deskripsi Fisik: xvi, 109 hlm.:ilius; 29 cm.; Bib.: hlm. 104
Tgl. Kelulusan: 09/04/2025