Skripsi • 2025
Implementasi Manajemen Humas di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda
Abstrak
Latar belakang penelitian ini tentang implementasi manajemen humas di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda. Pentingnya peran humas dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat citra lembaga, dan menjalin hubungan harmonis antara institusi dan masyarakat. Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional islam memiliki tantangan tersendiri dalam mengelola komunikasi kelembagaan yang efektif dan efisien. Dalam era digital yang menuntut keterbukaan informasi dan responsivitas tinggi, keberadaan manajemen humas menjadi strategis dalam menyampaikan informasi, menjaga reputasi, serta memperkuat peran sosial pesantren di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Impelementasi Manajemen Humas di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada pimpinan pondok pesantren, sekretaris pondok pesantren, biro humas, guru, santri, dan wali santri. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen humas di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu: pertama, perencanaan yang meliputi identifikasi tujuan, audiens sasaran dan strategi komunikasi sesuai prinsip-prinsip islam. Kedua, pengorganisasian yaitu pembentukan struktur kerja, struktur kerja humas di pondok pesantren nabil husein samarinda ini belum terstruktur secara formal, pembagian tugas dilakukan berdasarkan kemampuan dan ketersediaan anggota yang terdiri dari biro humas, staff/dewan guru, dan santri. Ketiga, pelaksanaan dengan pemanfaatan media komunikasi konvensional dan digital seperti media sosial, website, kegiatan sosial dan keagamaan. Keempat, evaluasi yang dilakukan secara periodik untuk menilai efektivitas program humas. Faktor pendukung implementasi manajemen humas di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda meliputi dukungan pimpinan pondok pesantren, kompetensi tim humas, jejaring eksternal yang luas, serta pemanfaatan teknologi informasi. Adapun faktor penghambat di antaranya keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman tentang pentingnya humas, dan belum optimalnya pelatihan sumber daya humas.
Kata Kunci
HUMAS
PONDOK PESANTREN
Tajuk Subjek
Dosen Pembimbing & Penguji
Pembimbing 1
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd.
Pembimbing 2
Dr. H. Achmad Ruslan Afendi, M.Ag.
Penguji Utama
Muhammad Iwan Abdi, M.S.I.
Penguji 1
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd.
Penguji 2
Dr. H. Achmad Ruslan Afendi, M.Ag.
Berkas Dokumen
1 Berkas
13. Full Text (.pdf)
PDF
•
Akses Terbatas
Skripsi
Dokumen Resmi Terverifikasi