Skripsi • 2025
Gaya Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 3 Samarinda
Abstrak
Latar belakang penelitian ini bermula dari ketertarikan peneliti terhadap Sekolah Inklusi yang memiliki peran dalam memberikan pengajaran kepada siswa berkebutuhan khusus yang tidak memiliki perbedaan dalam proses pembelajaran dengan siswa umum lainnya. Banyak guru PAI belum sepenuhnya mampu menyesuaikan gaya pembelajaran dengan kebutuhan dan karakteristik individu siswa yang memiliki hambatan belajar seperti ADHD, ASD, Slow Learner, Speech Delay, dan Tunarungu. Sekolah kreatif SD Muhammadiyah 3 Samarinda adalah salah satu sekolah yang ditunjuk menjadi sekolah inklusi. Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 3 Samarinda juga salah satu sekolah berbasis Agama Islam yang terakreditasi A dengan pembaharuan dan inovasi baru sehingga dapat melahirkan siswa yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gaya Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam pada Siswa Berkebutuhan Khusus serta mengetahui Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 3 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai gaya pembelajaran, termasuk visual, auditori, dan kinestetik, untuk menyesuaikan dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus. Kebijakan sekolah yang mengintegrasikan siswa berkebutuhan khusus dengan siswa umum juga dianggap efektif dalam meningkatkan sosialisasi dan motivasi belajar mereka. Faktor pendukung utama dalam penerapan gaya pembelajaran ini adalah penggunaan metode yang bervariasi, kerja sama antara guru dan siswa, serta lingkungan belajar yang suportif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan kognitif dan fokus siswa, kurangnya fasilitas pendukung, serta minimnya dukungan dari lingkungan keluarga. Sebagai kesimpulan, proses pembelajaran PAI bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah ini dilakukan secara bervariasi dan adaptif untuk mengatasi hambatan serta memaksimalkan potensi belajar siswa dalam pendidikan inklusif.
Kata Kunci
GURU
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS
Dosen Pembimbing & Penguji
Pembimbing 1
Rumainur, M.Pd.I.
Pembimbing 2
Rega Armela, M.Pd.
Penguji Utama
Dr. Rusdi, S.Ag., M.SI.
Penguji 1
Dr. Yusnia Binti Kholifah, M.Pd.I
Penguji 2
Rega Armela, M.Pd.
Berkas Dokumen
1 Berkas
13. Full Text (.pdf)
PDF
•
Akses Terbatas
Skripsi
Dokumen Resmi Terverifikasi