View Item 
  •   Repository Home
  • E-Skripsi
  • Fakultas Syariah
  • E-Skripsi - Hukum Keluarga
  • View Item
  •   Repository Home
  • E-Skripsi
  • Fakultas Syariah
  • E-Skripsi - Hukum Keluarga
  • View Item
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN MASYARAKAT DESA LIANG ULU TENTANG KHALWAT PRIA DAN WANITA PASCA KHITBAH

Thumbnail
View/Open
SKRIPSI_SYAHRUL GUNAWAN_FASYA.pdf (279.4Kb)
Date
2024-12
Author
GUNAWAN, SYAHRUL
Metadata
Show full item record
Abstract
Syahrul Gunawan, 2025. “Tinjauan Hukum Islam dan Pandangan Masyarakat Desa Liang Ulu Tentang Khalwat Pria dan Wanita Pasca Khitbah”. Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Hervina, S.H.I., M.Ag. selaku Pembimbing I dan Ibu Vivit Fitriyanti, M.S.I. selaku Pembimbing II. Latar belakang dalam penelitian ini adalah masih adanya pergaulan bebas setelah dilaksanakannya acara khitbah atau meminang di Desa Liang Ulu, yang di mana itu tentu saja melanggar etika pergaulan yang diatur dalam Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah: pertama, untuk mengkaji sejauh mana pemahaman masyarakat Desa Liang Ulu tentang etika pergaulan antara pria dan wanita setelah khitbah atau meminang. Kedua, pandangan mereka terhadap pelanggaran etika tersebut. Dan ketiga, meninjau perilaku tersebut dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bersifat normatif empiris. Adapun lokasi penelitian berlokasi di Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara. Subjek dan objek penelitian ini adalah masyarakat Desa Liang Ulu yang menjadi subjek, fenomena khalwat pria dan wanita pasca khitbah yang menjadi objeknya. Sumber data dalam penelitian ini ada dua, yang pertama sumber data primer yakni informan, Al-Qur’an, Hadits, buku-buku tentang perkawinan atau pernikahan, literatur mengenai pertunangan, dan buku-buku ushul fiqh. Yang kedua adalah sumber data sekunder yakni jurnal-jurnal atau hasil penelitian sejenis yang terkait dengan penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dengan informan, dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data: pertama yang dilakukan adalah pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara, kedua mereduksi data atau memilih hal-hal yang penting untuk dimasukkan ke dalam penelitian, ketiga penyajian data adalah memaparkan hasil penelitian dengan menggunakan bentuk naratif, dan terakhir adalah penarikan kesimpulan untuk menyampaikan hasil kesimpulan tentang penelitian ini. Hasil penelitian yang didapat untuk menjawab rumusan masalah adalah: pertama, sebagian besar masyarakat memahami tentang etika khalwat pasca khitbah dan sebagian kecil kurang memahami tentang etika khalwat pasca khitbah. Kedua, sebagian besar masyarakat Desa Liang Ulu menolak adanya khalwat yang terjadi kepada pasangan tunangan. Sebagian kecil masyarakat yang diwawancarai memperbolehkan adanya interaksi antar pasangan tunangan dengan syarat menjaga batasan. Ketiga, berdasarkan tinjauan hukum Islam, khitbah hanya merupakan janji untuk menikah dan tidak mengubah status hubungan pasangan sebagai non-mahram. Oleh karena itu, hukum Islam melarang khalwat karena dapat mendekatkan pada zina, merusak kehormatan, dan menimbulkan fitnah.
URI
http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5236
Collections
  • E-Skripsi - Hukum Keluarga [170]

DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
Contact Us | Send Feedback
Theme by 
Atmire NV
 

 

Browse

All of DSpaceCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

My Account

LoginRegister

DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
Contact Us | Send Feedback
Theme by 
Atmire NV