View Item 
  •   Repository Home
  • Jurnal Dosen
  • Artikel Umum
  • View Item
  •   Repository Home
  • Jurnal Dosen
  • Artikel Umum
  • View Item
JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

Negotiating The Authority of Female Ulama in the Reinterpretation of the Qur'an in Islamic Family Law in East Kalimantan

Thumbnail
View/Open
Jurnal_Samarah_Iskandar_Negotiating+The+Authority+of+Female+Ulama_Vol+10+No+1_2026_Published_26-48 - ISKANDAR Z.pdf (501.4Kb)
Date
2026-03
Author
Zainuddin, Iskandar
Thobroni, Ahmad Yusam
Rosyadi, Muhammad Arief Ridha
Lahmuddin, Fakhruddin
Qardlawi, Muhammad Yusuf
Metadata
Show full item record
Abstract
Perdebatan terhadap pemiliki otoritas dalam penafsiran al-Quran kontemporer seputar hukum keluarga Islam masih sering dipermasalahkan terutama bagi ulama perempuan. Artikel ini mengkaji bagaimana ulama perempuan di Kalimantan Timur menegosiasikan otoritas keagamaan melalui reinterpretasi Al-Qur'an guna mentransformasi pemahaman dan praktik hukum keluarga Islam. Dengan menggunakan desain mixed-methods konvergen, penelitian ini memadukan analis kuantitatif dari 30 ulama perempuan yang dipilih secara purposif di lima kabupaten/kota. Kemudian metode kualitatif yang berasal dari wawancara mendalam dari para pakar tafsir dan hukum keluarga Islam dianalisis dengan teori maqāṣid al-sharīʿah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa 86,7% partisipan secara aktif melakukan reinterpretasi progresif terhadap teks-teks Al-Qur'an terkait isu-isu krusial hukum keluarga, meliputi mahar, cerai gugat (khulʿ), hak asuh anak (ḥaḍānah), dan harta bersama. Analisis statistik menunjukkan korelasi signifikan (p < 0,05) antara latar belakang pendidikan hibrida—yang mengintegrasikan pendidikan pesantren dengan perguruan tinggi Islam modern—dan kecenderungan lebih kuat untuk menantang paradigma penafsiran konvensional. Penafsiran Al-Qur'an tidak sekadar berfungsi sebagai praktik teologis, melainkan juga sebagai proses negosiasi otoritas keagamaan melalui penalaran kontekstual, maqāṣid al-sharīʿah, dan hermeneutika intertekstual. Artikel ini berkontribusi pada khazanah keilmuan tentang feminisme Islam, otoritas keagamaan, dan pluralisme hukum di Indonesia, sekaligus menyoroti dinamika akar rumput dalam reformasi hukum keluarga Islam.
URI
http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/5498
Collections
  • Artikel Umum [167]

DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
Contact Us | Send Feedback
Theme by 
Atmire NV
 

 

Browse

All of DSpaceCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

My Account

LoginRegister

DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
Contact Us | Send Feedback
Theme by 
Atmire NV