ANALISIS PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI, KURS, DAN SUKU BUNGA BI TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEKS (JII)
Abstract
Selly Solehati, 2023. “Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Inflasi, Kurs dan Suku Bunga BI Terhadap Harga Saham Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Indeks (JII)”. Skripsi, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Peneliti ini dibimbing oleh Fitria Rahmah, SEI., MA dan Muhammad Hasbi, S. HI, ME.
Jakarta Islamic Indeks diluncurkan pada tanggal 3 Juli Tahun 2000 yang merupakan bagian dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Salah satu indeks saham di Indonesia yang menentukan indeks harga saham untuk ekuitas yang memenuhi persyaratan syariah adalah Jakarta Islamic Indeks (JII). Perubahan harga saham berdampak pada naik turunnya saham JII yang dapat berdampak pada return saham investor. Banyak faktor, termasuk keadaan internal dan ekternal perusahaan serta kualitasnya, yang mungkin mempengaruhi fluktuasi indeks harga saham. Variabel makro ekonomi suatu negara merupakan contoh faktor eksternal yang mempengaruhi indeks harga saham. Jumlah Uang Beredar, Inflasi, Suku Bunga, Pertumbuhan Ekonomi, Nilai Tukar Rupiah merupakan contoh faktor makro ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Jumlah Uang Beredar, Inflasi, Kurs dan Suku Bunga BI berpengaruh terhadap Harga Saham Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Indeks (JII).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pupolasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data cross section (daftar saham perusahaan di JII) dan time series (Jumlah Uang Beredar, Inflasi, Kurs, Suku Bunga BI dan Harga Saham) yang merupakan data bulanan selama 5 tahun dari periode 2018-2022. Dalam penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 12 Perusahaan yang secara konsisten terdaftar dari tahun penelitian yaitu Januari 2018 – Desember 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data sekunder dengan jumlah data sebanyak 720 data keuangan. Sumber data pada penelitian ini adalah data bulanan yang dipublikasikan melalui website resmi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis yang digunakan ialah analisis regresi data panel dengan alat bantu Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel JUB, Kurs dan Suku Bunga BI berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Indeks (JII). Namun, variabel Inflasi tidak berpengaruh terhadap harga saham perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Indeks (JII). Selanjutnya secara simultan variabel JUB, Inflasi, Kurs dan Suku Bunga BI berpengaruh terhadap harga saham perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Indeks (JII), dengan besarnya pengaruh berdasarkan uji adalah sebesar 67,9%.